Thursday, 7 January 2016

KBB # 50: Om Ali (Egyptian Dessert)

Hi KBBer, Selamat Tahun Baru 2016
Mari kita awali tahun baru ini dengan kehangatan pudding ala Timur Tengah. Dessert Mesir yang terbuat dari pastry, susu, dan kacang-kacangan ini merupakan salah satu dessert paling favorit di negara-negara Middle East, dipopulerkan oleh "Om Ali" dalam bahasa Arab berarti "ibu Ali", istri pertama dari sultan Mesir saat itu Ezz al-Din Aybak.

Om Ali
Sumber: NANCY GIRGIS
Serves:  8 orang

Bahan:
1 pack (17.5 ounce) frozen puff pastry sheet /filo pastry, biarkan suhu ruang
½ - 2 cup                  walnut cincang, pecan cincang, hazelnut (bisa diganti ¾ - 1 cup sliced almond)
1 cup                        kismis
1 cup                        flaked coconuts
1 ¼ cup                    gula pasir
4 cup                        susu cair
½ cup                       heavy cream

Cara membuat:
1. Panaskan oven 175oC. Olesi loyang dengan mentega. Letakkan pastry dalam loyang, panggang hingga bagian atas crunchy dan kecoklatan, keluarkan dari oven.
2. Panaskan api atas oven (broiler).
3. Dalam mangkuk, campur kacang-kacangan dengan kelapa dan ¼ cup gula. Patahkan pastry yang sudah dioven, masukkan ke campuran kacang. Tuang ke ramekin/baking dish.
4. Tuang susu dan ½ cup gula ke panci, didihkan dengan panas sedang. Tuang ke ramekin/baking dish yang berisi campuran kacang dan pastry.
5. Kocok cream dengan ½ cup gula hingga stiff peak. Bagikan ke ramekin/baking dish.
6. Panggang 10 menit dengan api atas (broiler) hingga coklat keemasan. Sajikan hangat.

Ketentuan Laporan 
1. Deadline penerimaan laporan pada tanggal 31 Januari 2016 jam 24.00 WIB
2. Laporan dikirimkan ke klubkita@gmail.com ; cc widyasc@yahoo.co.id
3. Laporan blogger
- Subject Laporan  : KBB #50 Om Ali (Egyptian Dessert)
- Nama ( cantumkan juga ID member):
- Alamat & Judul Blog:
- Link URL postingan di blog:
- Cerita/review secara singkat dan padat:
- 1 Foto akhir Max 350 pxl  dan 1 Foto kolase Step by Step Max 350 pxl
4. Laporan nonblogger berupa cerita seru selama proses baking dan mengirimkan foto dengan ketentuan sama dengan laporan blogger
5. Silahkan publish postingan di blog sesudah tgl 29 Januari 2016
6. Akan dibuatkan satu album Om Ali (Egyptian Dessert) di grup FB KBB


Salam Dessert


Widya

Round Up KBB # 49: Cinnamon Buns (Cold Fermentation)

01. Jane Sipasulta (2010-020-JS)


Adonan yang bertekstur lembut dengan perpaduan wangi lemon dan kayu manis benar benar bikin roti ini spesial.. Mantaapp deh pokoknyaa..


02. Kartika Sasmito (2015-047-KS) (non blogger)

Pertama kali baca tantangan langsung tepok jidat "waduh bener2 tantangan berat" karena seumur-umur belum pernah bikin roti. Beberapa kali mencoba bikin pizza pun hasilnya selalu bantat dan keras. Okelah kita coba. 

Saya catat resepnya dan baca baik2 sampai beberapa kali dan praktek. Begitu dough dikeluarkan dari kulkas looks good alias mengembang, setelah diroll (ternyata salah ngeroll) dan dipanggang... oh nooo koq penampakan kurang cantik alias pucat gak bisa coklat. Dan setelah diglazur dan dicoba makan enak sih yummy... tapi agak keras. mungkin susunya di awal pencampuran dengan ragi terlalu panas. 


 Overall, masi belum bisa sukses sih tapi senang juga karena ini pengalaman pertama buat roti. Thank you kbb buat tantangan yang "sangat menantang" ini.  






Surat tjinta yang datang kali ini adalah tentang roti. Roti yang dipilih adalah cinamon buns tapi teknik yang digunakan adalah cold fermentation. Teknik ini dinamakan cold karena adonan roti dapat disimpan dalam almari es selama paling lama 4 hari. Teknik ini cocok untuk yang ingin meikmati roti hangat fresh from the oven dipagi hari. 

Aku buat adonan 2 hari sebelum pengovenan. karena kebetulan anak - anak banyak request camilan yg lain. Roti ini aku buat setengah resep dan hari pertama pengovenan aku ambil separuhnya. Roti ini dapat dari resepnya panjang sekali tapi sebenarnya prosesnya tidak terlalu panjang. banyak menunggunya, karenanya dikatakan perlunya management waktu




Karna sudah pernah bikin roti dengan cara cold fermentation untuk pembuatannya sendiri tidak banyak kendala. Yang jadi permasalahan adalah saat pembuatan toping atas. Pilihannya sih pake White fondat glase. Karna nggak punya corn syrup dan gula halus saya pake glukosa dan gula pasir yang saya hangatkan. Baru saya tuangi susu hasilnya jadi terlalu encer dan terlihat bening. 



Bagian yang paling membuat penasaran adalah proses fermentasinya yang memakan waktu minimum 1 malam di dalam kulkas, seingat saya terlalu lama fermentasi akan membuat roti jadi asam dengan bau ragi yang menyengat. Tapi resep ini berbeda sama sekali, setelah 3 malam dikulkas hasil akhir rotinya tetap enak tidak ada bau asam yang menyengat.

Resep ini tergolong simple dan tanpa telur, sangat cocok bagi kita yang suka kekurangan waktu ketika membuat roti. Sistem Cold fermentation-nya menolong kita lebih mudah mengatur waktu antara menyiapkan adonan, hingga memanggang karena bisa dilakukan di hari yang berbeda.


Walaupun masih sibuk dengan urusan beres2 pasca pindahan, plus jaringan internet yang lumayan melatih tingkat kesabaran.. tapi Alhamdulillah semua bisa terselesaikan dengan baik... Saya pribadi penyuka cinnamon rolls/buns. Hanya saja ini kali pertama saya menggunakan resep dengan teknik cold fermentation. Awal2nya sedikit ragu dengan hasilnya karena diresepnya tidak menggunakan telur. Tapi ternyata hasilnya lembuuuuuut sekali dan juga tidak asam meski sudah disimpan 24jam di dalam lemari es. Rotinya pun tetap lembut dan tidak kering walau sudah seharian. Demi menyesuaikan dengan selera anak2, akhirnya beberapa roti saya isi dengan selai blueberry dan coklat.













Pertama kali lihat resepnya, yang pertama muncul di pikiran adalah "waduh panjang juga resepnya". Setelah dibaca dengan seksama ternyata resepnya memang panjang tapi tidak seribet kelihatannya. Dari awal baca judul resep, sudah langsung kepikiran untuk ganti taburannya. Kenapa? karena tidak seperti orang pada umumnya, saya tidak suka aroma yang diberikan oleh kayu manis. Saya awalnya berniat sama sekali tidak menggunakan cinammon lalu menggantinya dengan membuat taburan Choco cheese, Floss, dan yang terakhir dengan Palm sugar, but for the sake of the recipe's name, akhirnya memutuskan untuk menambahkan sedikit, (literally sedikit)  kayu manis ke campuran palm sugar. Paling tidak adalah sedikit aroma cinnamon walaupun samar-samar. Ternyata buns ini empuk dan enak apalagi kalau diberi olesan cream cheese frosting di atasnya..





Berhubung hasilnya gagal jadi aku ga buat dengan toppingnya, karena masih penasaran, nanti mau coba lagi. Gagal, karena tepung bebas gluten tidak cocok untuk metode cold fermentation. Tapi rasanya asli enak.






Masih belum sempurna siyy,  apa karena pakai unbleached organic flour yaa hehehe (padahal pakai tepung yg biasa aja yaa belum pernah sukses maknyus menul2). Anyway teteup enak dimakannya karena saya pakai coklat chip dan lapiran cream cheese, walaupun sudah dingin.















Cinnamon rolls itu salah satu bentuk roti yang paling saya suka karena mudah, ga ribet bentuknya. Untuk cinnamon sendiri sebenarnya saya kurang suka karena terlalu harum, hehe.. Hasil jadi resep ini empuuk, step2nya tampak banyak dan ribet tapi sebenarnya tidak serumit itu kok. Dicoba yuk, pasti ketagihan :)

















Pengalaman pertama membuat cinnamon buns - membuat buns nya lumayan mudah, nampaknya untuk topping bisa variasi













Hamppiirr aja lupa laporan, lupa kalau sudah akhir bulan. Tadi iseng2 liat fb Eeh ada foto cinnamon bun-nya marieska. Langsung tuing tuing ada yg lupa. Lupa laporan, lupa udah 30 nov. Soalnya udah buat si cinnamon ini dari awal bulan sebenernya.
To the point aja yaa..













Cinnamon Buns ini cukup menarik untuk dicoba karena memakai teknik cold fermentation.
Proses pembuatan cukup lancar meskipun sedikit over fermentation sebelum digiling.
Tapi hasil akhir rasanya enak sekali, apalagi setelah diberi frosting cream cheese. 













14. Emma Isti  (2007-001-EI) (Non-Blogger)

Setelah baca surcin ..tantangannya cinnamon buns,  awalnya semangat untuk bikin. Kebetulan dah lama dan gak bikin cinnamon roll. Apalagi pas lihat resepnya yang pakai metode cold fermentationnya om Peter Reinhart..suka banget dengan aroma dan tekstur rotinya.
Metode cold fermentation ini memang buatnya perlu waktu agak panjang. Tapi buat yang punya waktunya mepet kayaknya cocok nih, karena gak diburu waktu dan khawatir doughnya overfermented.  Contoh saya ini  haha.. sampai 4 hari adonan difreezer. Hari ke-4 dough baru dibake. Sayangnya saat eksekusi tantangan ini  kok mood baking dan pegang kamera lagi redup.  Untungya semua berjalan lancar sih..dari proses thawing..menggulung dan baking.
Walau ketebalan buns tidak sama dan loyang yang dipakai agak kecil, hasilnya tetap ok. Rotinya empuk..wangi. Hanya toppingnya agak manis buat lidah saya, tapi komentar yang kebagian icip-icip enak..enak., "gak kalah dengan roti di toko" komentarnya. 
Foto pun seadanya, pakai kamera hp saja. Foto boleh seadanya..tapi rotinya kan ludes tak bersisa..sudah pasti toplah rasanya..





Pas bikin agak lama ditaro di dalam kulkas, jadi pas dipanggang rada keras si rotinya, tapiiiii.... topping dan glaze nya bener-bener bikin ketagihan.



Ijin:
Rachmadini Adi Putri
Renny Susanti
Dewi Oni
Widya


Salam Roti


(Widya)


KBB # 49: Cinnamons Buns (Cold Fermentation)



Aloha….. baca resepya saja dijamin sudah bikin ngiler….

Cinnamon Buns (Cold Fermentation)
Sumber: Peter Reinhart’s Artisan Breads Every Day

Teknik cold fermentation membutuhkan persiapan adonan & waktu pemanggangan yang berbeda sehingga time management dalam pembuatan cinnamon buns ini sangatlah penting.

Bahan
ALL-PURPOSE SWEET DOUGH
1/4 cup (28 oz / 794 g)          unbleached all-purpose flour
2 sdt (0,5 oz / 14 g)                 garam, atau 1 sdm kosher salt kasar
6 sdm (3 oz / 85 g)                  gula
5 sdt (0.55 oz / 15,5 g)            ragi instan
2 cup + 2 sdm (17 oz / 482 g) susu full/low fat hangat kuku (sekitar 95 ° F atau 35 ° C)
1/2 cup (4 oz / 113 g)               minyak sayur atau unsalted butter cair
Parutan kulit dari 1/2 lemon, atau 1 sdm ekstrak lemon, atau 1/2 sdt minyak lemon (opsional)

TOPPING
3 sdm (1,5 oz / 43 g)               kayu manis bubuk
3/4 cup (6 oz / 170 g)               gula
Butter cair atau minyak sayur, untuk mengolesi
1 cup (6 oz / 170 g)                 kismis, atau secukupnya (opsional)
1 cup (5 oz / 142 g)                 walnut atau pecan cincang atau secukupnya (opsional)

CREAM CHEESE FROSTING
4 ons (113 g)                           cream cheese
1/4 cup (2 oz / 56,5 g)              unsalted butter cair
1 cup (3 oz / 85 g)                   gula halus, diayak
1 sdt (0,25 oz / 7 g)                 vanili ekstrak
1/4 sdt (0,25 oz / 7 g)               ekstrak lemon atau ekstrak jeruk, atau
1 sdt (0,25 oz / 7 g) jus lemon atau jus jeruk
Sedikit garam

WHITE FONDANT GLAZE
4 cup (12 oz / 340 g)               gula halus, diayak
2 sdm (1,5 oz / 43 g)               light corn syrup (opsional)
1 tsp (0,25 oz / 7 g)                 vanilla, lemon, atau ekstrak jeruk, atau
1 sdm (0,75 oz / 21 g) jus jeruk konsentrat (opsional)
1/2 hingga 3/4 cup (4 - 6 ons / 113-170 g) susu atau air

Langkah:
Langkah awal persiapan adonan
1. Untuk membuat adonan, campur tepung, garam, dan gula dalam mangkuk. Kocok ragi ke dalam susu hingga larut, lalu tuangkan ke campuran tepung, bersamaan dengan minyak dan lemon. Jika menggunakan mixer, aduk menggunakan paddle attachment kecepatan terendah selama 30 detik s/d 1 menit. Jika pencampuran dengan tangan, gunakan sendok besar dan aduk selama 1 menit. Adonan harus membentuk bola besar.

2. Beralih ke hook attachment, aduk dengan medium-low, atau jika dengan tangan aduk selama 4 menit, sambil ditambahkan tepung atau susu sehingga membentuk adonan bola yang lembut dan agak lengket.

3. Tingkatkan kecepatan menjadi medium. Aduk selama 2 menit atau tambah aduk lagi selama sekitar 2 menit lagi, sampai adonan sangat lembut, kenyal, tapi tidak lengket.

4. Pindahkan adonan ke permukaan meja kerja yang ditaburi sedikit tepung dan uleni adonan selama 1 menit, kemudian bentuk menjadi bola.

5. Pindahkan adonan ke mangkuk besar yang cukup menampung adonan membesar dua kali lipat, olesi permukaan adonan dengan sedikit minyak. Tutup plastik, dan simpan dalam kulkas semalaman atau sampai maksimal 4 hari.


Langkah saat hari pemanggangan
1. Keluarkan adonan dari dari kulkas sekitar 3 jam sebelum Anda berencana untuk memanggang. Bagi adonan menjadi dua bagian dan bentuk masing-masing bagian menjadi bola. Tutupi setiap bola dengan mangkuk atau bungkus plastik dan biarkan istirahat selama 20 menit.

2. Taburi permukaan meja kerja dengan sedikit tepung, gulung setiap bola adonan menjadi persegi panjang 12 x 15-inch, gilas mulai dari pusat ke sudut dan kemudian gilas ke bagian luar. Jika adonan mulai menolak atau menyusut kembali, biarkan istirahat selama 1 menit, kemudian lanjutkan menggilas. Ketebalan adonan harus antara 1/4  s/d  1/2 inch.

3. Buat gula kayu manis dengan mencampur kayu manis bubuk dan gula. Olesi permukaan adonan dengan mentega cair, lalu taburi gula kayu manis di atas permukaannya, sisakan bagian pinggir adonan sepanjang 1/4-inch tanpa gula. Taburi kismis, walnut/pecan cincang di atas permukaannya. Gulung adonan seperti karpet, bergulir dari bagian bawah ke atas, untuk membentuk gulungan ketat.

4.      Potong gulungan menjadi irisan setebal 1-inch dan pindahkan ke loyang yang sudah dialasi parchment paper, pisahkan masing gulungan dengan jarak 1 1/2 inch; mereka harus bisa saling bersentuhan ketika adonan mengembang. Olesi tipis permukaan dengan minyak dan tutup longgar dengan plastik, kemudian biarkan mengembang pada suhu kamar selama sekitar 2 jam, sampai adonan mengembang dan roti bersentuhan satu sama lain.

5. Panaskan oven pada suhu 350 ° F (177 ° C) sekitar 15 menit sebelum memanggang.

6. Panggang selama 10 menit, kemudian putar loyang dan panggang kembali selama 5 - 15 menit, hingga roti coklat keemasan. Sementara itu, buat topping sesuai selera Anda.

7. Selamat menikmati buns yang sudah diberi glazur !


CREAM CHEESE FROSTING
Campur cream cheese, butter, gula halus dalam mangkuk. Jika menggunakan mixer, gunakan paddle attachment dan campur dengan kecepatan terendah selama 2 menit. Jika pencampuran dengan tangan, aduk selama 2-4 menit. Bahan-bahan harus merata dan halus. Tambahkan vanili, ekstrak lemon, dan garam. Aduk  dengan kecepatan sedang, atau jika dengan tangan aduk selama sekitar 1 menit, hingga bahan membentuk pasta halus. Tingkatkan kecepatan hingga medium-high atau aduk lebih keras selama sekitar 20 detik untuk mengembangkan glazur. Setelah roti didinginkan selama 5 menit, gunakan spatula offset atau pisau meja untuk memberi glazur yang diinginkan. Simpan glazur yang tidak terpakai dalam wadah kedap udara di dalam lemari es;  dapat bertahan hingga 2 minggu.

WHITE FONDANT GLAZE
Campur gula halus, corn syrup, dan vanili. Masukkan susu bertahap, cukup untuk membuat glazur kental seperti adonan pancake, atur jumlah cairan maupun gula hingga mencapai kekentalan yamg diinginkan. Glazur kental akan bertahan bentuk, glazur encer akan mudah diolesi. Idealnya glazur jika dari ujung sendok akan membentuk aliran. Buns dapat diglazur setelah didinginkan selama 5menit.


Ketentuan Laporan 
1. Deadline penerimaan laporan pada tanggal 30 November 2015 jam 24.00 WIB
2. Laporan dikirimkan ke klubkita@gmail.com ; cc widyasc@yahoo.co.id
3. Laporan blogger
- Subject Laporan  : KBB #49 Cinnamon Buns
- Nama ( cantumkan juga ID member):
- Alamat & Judul Blog:
- Link URL postingan di blog:
- Cerita/review secara singkat dan padat:
- 1 Foto akhir Max 350 pxl  dan 1 Foto kolase Step by Step Max 350 pxl
4. Laporan nonblogger berupa cerita seru selama proses baking dan mengirimkan foto dengan ketentuan sama dengan laporan blogger
5. Silahkan publish postingan di blog sesudah tgl 29 November 2015
6. Akan dibuatkan satu album Cinnamon Buns di grup FB KBB


Salam Roti


Widya

Monday, 5 October 2015

Round Up KBB # 48 Soesmaker

Ternyata banyak penasaran dengan Soesmaker ini. Ada yang mengira-ngira kue sus jenis apa ini ? Dan tahukah Anda, bahwa snack yang satu ini termasuk camilan jadoel loh. Mari kita dengarkan komentar para eksekutor Soesmaker....


01. Abidah Ulya Fitriyah (2014-041-AU)

Dalam pembuatannya Abidah tidak menemui ada kendala yang berarti, hanya kendalanya sifat malas. ..hehe.. Dan ternyata kue ini kesukaan buah hatinya. Sempet dibawa ke sekolah dan dikasihkan ke guru kelasnya. Tanggapan bu gurunya suka dan kapan - kapan kalau bikin lagi mau dong dibawain lagi (wah pasti senang..). Untuk mencetaknya bisa menggunakan cetakan muffin tapi karena Abidah tidak punya, maka dimasukkan dalam cup kertas aja, disamping simple karena tidak perlu mengoles - oles cetakan dengan margarin dan tepung juga mengirit cucian cetakan. Mari lihat cerita lengkapnya di sini.




02.   Ade Sri Purwaningsih (2010-020-AS)

Ade Sri membuat versi Gulten Free. Mau tahu seperti apa? Coba lihat di sini.
Ade mengaku bukan rajin tapi terpaksa bikin cepet² karena ada yg merengek minta cupcakes hahaha. Seperti biasa, resepnya dimodifikasi pake tepung mocaf.
Jujur Ade ga ngerti dengan konsep camilan ini, cake tapi isinya sayuran yang diproses dengan adonan roux. Manis tapi ada asinnya, dan itu bukan keju. Bentuknya juga tidak menyerupai kue soes yang ia kenal. Mungkin adonan cakenya lebih enak pake bubuk bawang putih ya, gulanya dikurangi lalu ditambah garam jadi gurih, sejalan dengan isiannya menurutnya.
Sementara Ade sedang mereka-reka, sang buah hati Ammar sudah 3x bolak balik ambil 2 buah hahahha. It's a surprise cupcake, karena ada sayurannya, katanya.


03. Sylvia Utari (2015-045-SU)

Sylvia senang sekali bisa ikut meramaikan ulang tahun KBB kali ini. Semoga KBB terus maju, dan sharing ilmunya barokah untuk semua doanya.. Berhubung dalam masa beres2 untuk pindahan ke tanah air for good, moment spesial kali ini hampir saja lupa. Belum lagi semua peralatan tempur sudah tersusun rapi didalam box. Untunglah masih ada 1 loyang muffin silicon yang masih tersisa didapur menunggu antrian untuk masuk kedalam box berikutnya. Bersyukur juga semua bahan yang dibutuhkan ada dirumah saat itu sehingga Sylvia bisa langsung mengerjakan tantangan kali ini. Saking buru2nya sampai lupa foto step2nya satu persatu. Begitu sadar, eh, cake udah didalam oven. Sebenarnya ini kali pertama Sylvia tau yang namanya soesmaker. Jadi saat membuatnya ia tidak punya ide sama sekali bentuk atau rasa aslinya seperti apa. Dalam proses pembuatannya alhamdulillah tidak ada kendala, hanya saja sedikit bingung bagaimana caranya agar isiannya bisa tetap berada ditengah2 cake dan tidak tenggelam kedasar cake? soal rasa.. enak sekali.. kalo istilah suaminya, seperti makan risoles gaya baru.. (hihihi... padahal cake jadul ya?).

04. Kim Kim (2013-032-KK)


Laporan Kim Kim bisa diintip di siniResep jadoel tapi enak banget, cocok buat isian goody bag or jualan buat ibu ibu, pantesan dibilang buat menu snack box, dasar daku yang ketinggalan jaman belum pernah eksekusi soesmaker...pengakuan Kim Kim.







05. Angelia N. Umboh (2013-032-AN)



This challenge is not only to challenge my cooking/baking skill but also to challenge my sense-of-art and food photography skill. It may still lack some in here and there, but hey, can not blame a girl for trying, right? ;) So, Happy birthday our courageous baking club!
Thank you for being here with me, supporting me, and motivating me to become a better home cook/baker! Begitu ucapan Angel.....Mari main ke Cooking Praise yuk...



06. Setiawati Wangrahardja (2014-042-SW)

Untuk proses pembuatan soesmaker sendiri cukup mudah. Nyaris tidak ada kendala yang berarti. Beberapa bahan malah diganti dan tambahkan sesuai stok yang ada dirumah. Buncis diganti dengan jamur kancing. Daun sledri di skip karna malas bolak-balik kewarung sebagai gantinya dimasukkan  bawang prei dan bombay plus diberi sedikit parutan keju buat isi tengah dan atasnya.
Karna isian masih banyak, maka Setiawati membuatnya sampai 2 kali. Pembuatan kedua penggunaan emulsier dihilangkan karna memang stoknya habis. Hasilnya sama saja kecuali waktu pengocokkan telur jadi lebih lama.
·          

07. Inaya Khawasie (2015-045-IK)



Alhamdulillah bisa eksekusi tantangan ini, pas banget ada temen Inaya ngajak jualan di depan komplek yang tiap sabtu minggu seperti pasar kaget. Jadi sekalian aja deh dijual hehe, ternyata ga semua tau yang namanya soesmaker ini hingga banyak yang tanya, setelah dijelaskan masih nanya juga isinya apa? rasanya bagaimana? penasaran, akhirnya dibeli juga hehe...alhamdulillah.






08. Marieska Meinar (2014-038-MM)


Hasilnya ternyata enaakk. Cakenyalembut sekali. Isiannya agak tenggelam, Marieska rasa karena iaa menggunakan kacang polong, berat, akhirnya tenggelam. Tapi rasanya unik dan enak. Lain kali pasti Marieka coba buat lagi dengan variasi isi yang lain :)
·   







09. Marsha Anjani Sebastian (2015-046-MA)


Seperti biasa, Marsha punya kebiasaan mengubah resep sesuka hati. Sebelum membuat soesmaker, tidak ditemukan buncis didapur rumah, yang ditemukan malah kacang polong, jadilah buncis diganti dengan kacang polong. Ini bukan ide brilian, Sepertinya kacang polong mengandung banyak air dan membuat keseluruhan isinya jadi berat dan mengendap didasar adonan. Next time jangan pakai kacang polong untuk isian soesmaker sarannya.Tentu saja masih dengan pikiran yang agak iseng, ditaburlah parutan  keju cheddar di atas adoanan soesmaker sebelum dipanggang. Ide yang ini agak cerdas karena hasilnya tetap enak dan menurut pendapat Marsha penampilannya lebih cantik dan manis daripada soesmaker yang tanpa keju. Sifat keju sebagai taburan ini mungkin seperti tambahan alis yang sudah digambar dengan cantik pada wajah yang terlahir tanpa alis (hahaha kurang lebih).

10. Nicky Surya Utari (2014-041-NS)


Soesmaker ini enaaak... Untung ajaa gak jadi bolos ngerjain tantangan, kalo engga, bisa-bisa gak pernah nyobain snack jadul hits yang digandrungin ibu-ibu Dharma Wanita deeh.. Hihihiii.. Cakenya lembut, ringan dan spongy juga.. Jadi makan 2-3 juga gak berasaa.. hohoho..







11. Paulina Layanti (2013-036-PL)


Menyenangkan sekali membuat soesmaker ini, mudah banget & hasilnya nikmat, baru kali ini Paulina bikin cake pakeisian yg gurih.










12. Reni Susanti (2013-032-RS)


 Kebetulan Reni lagi dapat rejeki orderan snackbox bertubi-tubi. dapat ide variannya pas bikin pr ini
enak-enak n gampil pula.. dan tak lupa hepi borndayyyyyyy  KBB. Mari intip kesibukan dapur Reni nan jauh di Malaysia yukkk...








13. Iyam Mariam(2014-043-IM)



Sebenarnya Iyam sudah jauh-jauh hari nih bikin soesmakernya. Tapi karena sedikit lupa (dikit-dikit lupa maksudnya ��), jadi laporannya malah sudah hampir deadline. Hasil praktek soesmakernya alhamdulillah enak, apalagi ditambahincincangan kasar cabe merah untuk toppingnya..









14. Dhiah Nuraini (2011-022-DN) Non-blogger


Baca tantangannya sih keliatannya tidak terlalu sulit. Bahan-bahannya pun gak aneh-aneh. Yang susah cari waktunya! Tapi alhamdulillah, hari Minggu kemarin bangun subuh langsung semangat untuk mengerjakan tantangan ini. Bahan-bahannya memang sudah disiapkan sejak lama, jadi tinggal eksekusi saja. Komentar Dhiah: kuenya enak, kebetulan bikin isinya juga pas asinnya. Jadi klop sama rasa manis cake-nya. Cuma menurutku cakenya terlalu “ringan” rasanya. Jadi makan satu tidak cukup..... ha ha ha..... ini sih mungkin karena gembul ya???


15. Rieska Sonda (2009-014-RS)



Proses buatnya gak sulit, yang agak ribet cuma bikin isinya aja. Overall Rieska gak menemukan kesulitan yang berarti. 








16. MayaPermadi (2013-032-MP)


Kue jadul ini cemilan jaman sekolah dulu, ternyata mudah juga bikinnya. Resep KBB seperti biasa, selalu enak dan kerennn... Selamat ulang tahun dear KBB tertjintah, terimakasih telah berbagi resep-resep enak nan lezat buat kami.





17. Hanna Hadiwidjaja (2009-014-HH)


Sebenarnya sejak menerima Surat Tjinta pada tanggal 26 Agustus 2015, Hanna sudah berniat untuk mengikuti tantangan ke 48 ini...bukan hanya karena aku ingin baking, namun juga karena kali ini adalah ulang tahun KBB yang ke 8. Sebagai member,  aku merasa ikut berkewajiban meramaikan dan merayakannya. Sayangnya karena satu dan lain hal, baru terlaksana pada hari hari terakhir sebelum deadline. Bagaimanapun aku tetap senang karena akhirnya berhasil menerima tantangan Soes Maker





18. Sandra Andrisa (2008-004-SA)


Not bad until first timer, langsung jadi nggak pake gagal ! Eksekusi Sandra sukses ...








19. Evi Yulianti (2014-043-EY)



Evi kini sudah bisa ikut setor tantangan karena kemarin blog sempat ngadat. 
Catatan kecil adalah adonan dimasukkan cukup 3/4 penuh,  karena sebagian yg diisi penuh ternyata luber. Sebagian diberi taburan keju enak juga rasanya,  dan kali ini Evi hanya buat 1/2 resep plus tanpa ayam dan kaldu ayam, karena lupa kalau stock sdh habis.Tapi enak rasanya walaupun pakai sosis selamat Hari jadi Group KBB...

Mari main ke Rumah Makan Djowo Klaten, dijamin banyak menenukan hal menarik...




20. Christin Natalia/Asthie (2015-045-CN)

Awalnya sih, pas baca judul tantangannya "SOESMAKER" langsung dikirain ini kue sus dan setelah baca resepnya sampai selesai, baru tau kalo ternyata ini cake....hahahahha. Setelah niat dan semangat sudah terkumpul, mulai lihat stok bahan yang ada didapur, gubrak....margarin tinggal sedikit, buncis dan seledri ga ada, mana bapak penjual sayur ga jualan pulaaa... Tapi karena sudah semangat banget, buncisnya sAsthie ganti kentang aja dan seledrinya diskip...hiksss.... sedangkan margarin (masih ada sedikit) ditambahkan unsalted butter, jadi wangi cakenya semakin menggoda.
Soesmaker ini memang top banget rasanya, komplit ada manis asin dan gurih....pas disajikan buat arisan (kebetulan bulan depan saya jadi tuan rumah arisan RT, dan soesmaker ini akan hadir juga di arisan besok, sekalian buat tester ke ibu-ibu se-RT :) )

21. Kartika Binakasih/Binbien  (2007-001-KB)


Bikinnya gampang dan enak bisa buat bekel anak sekolah niy..begitu komennya.












Ultah KBB kali ini menyajikan penganan jadoel, Soesmaker.  Sepintas mirip cup cake, basicnya dari adonan sponge cake yang diberi isi. Rasanya perpaduan gurih dan manis. Bahan dan proses pembuatannya tidak terlalu sulit. Karena tidak suka manis, rencananya sih mau dikurangi gulanya, saking semangatnya kok malah lupa ya. Emulsifier diskip karena tidak ada dan memang sangat jarang menggunakan emulsifier, sebagai gantinya saya menggunakan meringue method untuk proses pengocokan telurnya, dan hasilnya sempurna adonan mengental dan stabil.
Semua proses lancar ..15 menit pemanggangan sudah mulai tercium harumnya soesmaker. Eiits …10 menit terakhir pemanggangan gas bocor, terpaksa dihentikan sebentar. Duh khawatir turun adonan, untung adonan sudah cukup sempuna mengembang dan lumayan kering permukaannya, jadi saat dipindah ke oven lain soesmaker tidak amblas. Pas 10 menit kemudian soesmaker matang. Pas juga saat makan malam..akhirnya soes disantap untuk makan malam saja. Komentar orang di rumah enak tapi lebih enak lagi kalau cakenya dikurangi manisnya dan isinya lebih banyak. Yaah ini kebetulan adonan cakenya lumayan banyak jadi isinya secukupnya saja. Nextlah kalau buat lagi ditambah  isi dan dikurangi manisnya.
Akhirnya Emma baking lagi kudapan jadoel ini, Happy Anniversary KBB.

23. Lany Rosdiana (2010-020-LR)



Soesmaker adalah salah satu snack favoritk Lany dari dulu. Berkat tantangan KBB kali ini akhirnya bisa juga bikin sendiri. Biarpun hasilnya belum sempurna karena permukaannya agak kempes, tapi tekstur cakenya sangat lembut dan perpaduan rasanya yang manis dan gurih enak sekali. 




24. Esterina (2013-032-EK)

Tantangan yang mengingatkan masa-masa indah Esterina di Jogja. Pas banget karena teman-teman lama minta dikirimin kue.. kangen kue buatannya kata mereka (rayuan mereka maut niih). Dan kok ya pas ultahnya KBB dikasih tantangan bikin soesmaker. Kue jaduluntuk teman jadul... hahahaha..
Resep aku adaptasi dikit.. krn tidak suka manis, gula pada adonan cake aku kurangi menjadi 50gram, dan ternyata pas untuk seleraku dan teman2 jadulnya... daging ayam diganti daging sapi cincang karena pas di kulkas ndak punya daging ayam. Selain itu, Esterina beri taburan keju parmesan parut di atasnya supaya gurih, enak dan lebih cantik rupanya.


Ijin:
1. Rachmadini Adi Putri  (Dini)
2. Caroline Atmadja
3. Sashy Nuniek


Sampai jumpa di tantangan bulan depan !

Host