Sunday, 31 May 2015

Round Up KBB #46 Cheesy Almond Crispy

Waahh tidak terasa batas waktu tantangan surtjin kali ini sudah final yaa.
Melihat semangat member-member KBB dalam menaklukan tantangan memang sangat patut diacungi jempol. 
Tantangan Cheesy Almond Cookies diakhiri dengan testimoni menyenangkan dari semua member yang berhasil membuat Cheesy Almond Cookies yang crispy dan enak.
Wahh, bisa untuk persiapan lebaran mendatang..siap-siap penuhin toples di rumah masing-masing yaa..

Berikut laporan dari member KBB yang sudah terkumpul :

1.  Sylvia Utari
Inilah dia penyetor pertama surtjin kali ini. Dengan menggunakan cara 'The Power Of Kepepet' maka jadilah Cheesy Almond Cookies- nya sukses dan bikin ketagihan. Penasaran sama cerita serunya? Yuk kita intip  bundasibuyung.blogspot.com


2.  Abidah Ulya F
Sempat galau sama CAC tapi setelah berani menaklukan tantangannya sepertinya mba Abidah ketagihan bikin lagi ya mba? Kunjungi http://dapurkaylia.blogspot.com/2015/05/cheesy-almond-crespy-kbb46.html supaya tau gimana galaunya mba Abidah yaaa..



3.  Jane Sipasulta
Wahh kata Mba Jane, CAC nya jadi favorit anak- anak nya lhoo. Jadi tambah semangat baking terus ya mba.. Cerita serunya di http://myfunkitchen.blogspot.com/2015/05/kbb46-crispy-almond-cheese.html?m=1



4.  Setiawati Wangrahardja
Walaupun sempat kebingungan, tapi Mba Setiawati tetap berani melanjutkan tantangan CAC lhoo..Tapi jangan ikutan bingung yaa soalnya cerita serunya dijamin ga bikin bingung https://setiawatiwangrahardja.wordpress.com/?p=1321



5.  Umie Kulsum ( Non Blogger )
Horeee mba umie membuat CAC tanpa silpat lho. Katanya diratakan pakai punggung sendok saja diatas baking paper dan berhasil !!..Hasilnya juga disukai karena rasanya enak, Alhamdulillah



6.  Marsha Anjani Sebastian
Berawal dari bantu Cici' nya menaklukan surtjin, sekarang mba Marsha ikutan mencoba menaklukan tantangan sebagai member pracoba lho..Menurut mba marsha membuat CAC cukup lama namun rasanya enaak..ssstt ada rasa green tea nya juga, langsung kita intip cerita serunya di marshasebastian.blogspot.com



7.  Marieska Meinar Sebastian
Nahh ini dia cici' nya Mba Marsha. Walaupun kakak-adik tapi mengerjakan surtjin secara terpisah dan tema kreatif yang berbeda. Yang pasti hasil CAC nya sama enaknya yaa...cerita lengkapnya sebastiansfoodism.blogspot.com


8.  Paulina Layanti
Ada yang seru untuk pembuatan cetakan CAC yang dibuat menggunakan kaleng bekas dan juga plastik mika untuk sampul buku. Wah ko bisa ya? Hasil akhir CAC nya juga crispy dan tidak bertahan lama di toples saking enaknya..mau tau kan seru nya?https://paulinscakescookies.wordpress.com/2015/05/29/laporan-kbb46-cheesy-almond-crispy/



9.  Caroline Atmadja
Yang jadi sedikit tantangan untuk mba Caroline adalah saat proses mencetak yang sedikit sulit untuk tebal dan tipisnya CAC. Malah 3 loyang pertama konon harus dikorbankan karena gosong, tapi yang selanjutnya berhasil dan enakk CAC. Huu ikut deg-degan? Yuk simak cerita serunya di http://aboutdessert.blogspot.com/2015/05/kbb46-cheese-almond-crispy.html


10.  Ade Sri
Mba Ade Sri mengganti tepung terigu dengan jenis tepung lainnya bahkan cetakannya juga hasil kreasi sendiri. Patut dicoba nih, rame-rame kunjungi  goodiebake.com



11.  Nicky Surya Utari
Gara-gara bikin tantangan CAC, mba Nicky dipuji sama sang Mama karena CAC nya enak..enak..enakk..cerita serunya di https://missotodidak.wordpress.com/2015/05/30/kbb-46-cheesy-almond-crispy/



12.  Sandra Andrisa
Mba Sandra bilang kalo sekarang ngga perlu nitip oleh-oleh lagi untuk mencicipi CAC dari toko. Soalnya bikinan sendiri ternyata lebih asyik dan enak. Yess,, cerita serunya ada dihttp://dapur-sandra.blogspot.com/2015/05/kbb46-cheesy-almond-crispy.html


13.  Iyam Mariam
Tantangan bulan ini seru dan sempat membuat CAC nya jadi keriting pinggirannya, wahh kok bisa ya..tapi rasanya tetap 'cheesy' dan crispy lhoo yuk intip cerita hebohnya di http://www.mariam-ajm.com/2015/05/kbb-46-cheesy-almond-crispy-almond.html?m=1




14.  Evi Yulianti
Salut sama mba Evi yang menyempatkan menaklukan tantangan surtjin dengan kesibukan sehari-harinya di outdoor. Tantangan juga mulai dirasakan saat memanggang CAC yang baru mendapat hasil memuaskan di loyang ketiga, wahh cari tau cerita serunya di http://www.djowoklaten.com/2015/05/cheese-almond-crispy.html?m=1



15.  Vina
" Aku jatuh cintaa"...mba vina bilang seperti itu lhoo..nah ko bisa mba jatuh cinta, apa karena dikirim Surat Tjinta yaa sama Host CAC? Hihii sstttt bukan itu jawabannya. Mba Vina jatuh cinta sama hasil akhir CAC yang crispy menggoda, hmmh yuk baca cerita serunya di  http://zeelovkitchen.blogspot.com/




16.  Renny Susanti
Mba renny sebagai salah satu host CAC juga dibikin ketagihan sama crispynya tantangan kali ini. Walaupun disibukkan dengan berbagai kerjaan salah satunya catering, tapi tetap menyempatkan diri mengerjakan tantangan bulan ini. Wajib dicontoh nih,,yukk kunjungi http://evanyacooks-renny.blogspot.com/2015/05/cheesy-almond-crispy-for-kbb46.html



17.  Sashy Nuniek
Tantangan surtjin kali ini berhasil membuat mba Sashy berkutat sama CAC yang nempel pada baking paper. Wahh tapi sepertinya lebih seru kalau dibaca cerita lengkapnya di http://www.sashylittlekitchen.com/2015/05/kbb-46-cheesy-almond-crispy.html . Yang pasti hasil akhir CAC nya tetap crispy dan membuat ketagihan.




18.  Molly Maulina
Mba Molly yang manis berhasil menaklukan tantangan surtjin CAC, malahan katanya buat suguhan host CAC juga lhoo.. Asiikkk..yang mau ikut disuguhin CAC nya mba Molly langsung menuju ke https://nengimol.wordpress.com/2015/05/31/kbb46-cheesy-almond-crispy/


19.  Arilena Dorsman
Tantangan surtjin kali ini memang asikk dan menyenangkan. Terbukti dengan hasil CAC mba Arilena yang aduhaii menggodaa. Selain itu, mba Arilena punya CAC edisi kilat juga lho..jadi adonan cookiesnya di cetak secara merata di loyang dan setelah matang baru dipotong-potong..hhmh



20.  Rina Lestari
Mba rina yang telaten berhasil membuat CAC dalam waktu 3 jam, duhh walaupun katanya sedikit kapok karena kelamaan tapi Mba Rina puas sama hasil CAC yang crispy dan enak. Terbayar sudah ya mbaa telatennya.



21. Jenie Tjahja
Sempat ragu untuk melanjutkan tantangan surtjin, tapi Mba Jenie tetap semangat untuk menaklukannya. Dann sudah bisa ditebak, kalau hasil akhir CAC nya tetap crispy dan enak..sepertinya Mba Jenie bakal terus ketagihan nih, yukk baca crita serunya di  http://jenies-corner.blogspot.com/


22.  Lany Rosdiana
Sempat penasaran tapi tidak pernah jadi membuat cookies yang satu ini. Tapi setealh mendapat surtjin CAC, jadilah rasa penasaran mba Lany terbayar sudah..mau ikutan bayar penasarannya? Intip di http://kitchendeasobou.blogspot.com/2015/05/kbb46-cheesy-almond-crispy.html


23.  Christin Natalia
Memang mencetak CAC sedikit 'tricky' karena bisa jadi terlalu tebal atau terlalu tipis. Tapi meskipun tantangannya seperti itu, Mba Christin tetap bisa menaklukannya dengan hasil CAC yang 'crispy' dan maniss, semanis laporannya di http://kurindepaa.blogspot.com/2015/05/cheesy-almond-crispy-kbb46.html



 24.  Riana Sari
Ssttttt tantangan surtjin kali ini jadi inspirasi untuk mba Riana untuk menjadikan CAC tema jualan kue kering menjelang lebaran nanti. Tekstur crispy dan rasanya yang lezat membuat mba Riana sangat yakin CAC pasti bisa jadi best seller, sukses terus ya mba.


25. Dwi Hesti R
Pemilik blog mykitchennotes,blogspot.com menuliskan yang CAC ini adalah "cemilan favorit, ga nyangka bisa juga dibuat sendiri. Pembuatannya tidak sesulit yang dipikirkan, hanya kecepatan pembuatan tidak bisa mengimbangi kecepatan mengunyahnya, sakitnya tuh disini..."  waduhh malah joget citacitata dia..hihi
Selamat ya Dwi..mari-mari kita bikin lagi buat cemilan temen minum teh..asikkk.


26. Rachmadini Adi Putri
Dini mengirimkan CAC  yang tipisss dan renyahh banget penampakannya. Proses baking yang tricky berhasil ditaklukkan dengan sukses..yuk lah kita sama-sama main ke blog Dini yaitu dinicookingstories.blogspot.com


27. Inayatul Multaqiyah
Tauu ga sihh..dari icip-icip CAC  akhirnya dapet orderan dua toples dari temen-temennya. Alhamdulillah ikutan hepi yaa Inaya..ga sia-sia meskipun proses bakingnya kudu telaten dan membutuhkan waktu yang lumayan juga.. Cerita lengkapnya bisa dibaca di blog Inaya, yaitu d'Abhina Notes

28. Dhiah Nuraini (nonblogger)
Dhiah sempet beberapa kali loh ngerjain pr CAC-nya..kurang puas dengan hasil pertama yang keras, akhirnya nyoba lagi sehingga mendapat hasil yang tipis dan renyah, malahan sempet juga bikin yang versi greentea..wahh kerenn ya semangatnya.




Daftar member yang izin :
  1. Emma Isti
  2. Widya Suci
  3. Monica Adriana


Demikian rangkuman laporan KBB #46 dengan tema Cheesy Almond Cookies. Kami ucapkan terima kasih kepada para member yang telah menyempatkan waktu untuk terus belajar bersama menaklukan tantangan surtjin kali ini.
Nantikan tantangan KBB selanjutnya..



Salam Crispy
Duo Host CAC

Mariam- Renny

KBB #46 Cheesy Almond Cookies

Hallo apa kabar semua member KBB yang selalu semangat???
Tantangan surtjin kali ini adalah cookies yang sedang jadi 'trending topic' karena kerenyahan dan kelezatannya. Mau tau kan cookies apakah itu??
Yaa..siapapun pasti sudah tau kan, Cheesy Almond Cookies.


Cheesy Almond Cookies merupakan salah satu jenis dari tuile.
Tuile adalah sejenis kue kering/ wafer kering yang berasal dari negeri Prancis. Terbuat dari adonan tepung dan keju ditaburi dengan kacang almond dan parutan keju. Hal lain yang menjadikan Cheesy Almond Cookies menjadi semakin istimewa adalah bentuknya yang sangat tipis sehingga membuat teksturnya crispy.

Berikut resep yang digunakan pada tantangan surtjin kali ini :

Cheesy Almond Cookies
By Rachmah Setyawati

3 butir kuning telur
2 putih telur
180gr gula pasir
25gr mentega, dilelehkan
20gr susu bubuk
130gr tepung terigu protein sedang/rendah
6gr bubuk perenyah

Topping
keju cheddar, parut memanjang tipis (tidak tebal)
almond slices, panggang sebentar agak kecoklatan

Cara :
1. Kocok telur + gula pasir hingga kental dengan speed sedang
2. Masukkan mentega leleh, aduk rata
3. Masukan smua bahan kering (susu bubuk + tepung). aduk rata
4. Siapkan cetakan, tuang 1 sdt adonan ke dalam setiap lubang dan ratakan, pastikan tipis dan merata
5. Taburkan keju parut dan almond slice pada permukaannya.
6. Panggang dalam oven yang telah dipanaskan sebelumnya pada suhu 125-130 derajat celcius sampai dengan matang kecoklatan (kurang lebih 20menit)

note ..
apabila tidak punya cetakan khususnya, bisa dibuat sendiri dari kertas atau plastik mika  yang dilubangi sebesar diameter 7cm
penggunaan kertas silpat sebagai alas loyang  sangat membantu memudahkan pembuatan CAC


Happy Baking

Salam CAC
Renny- Mariam

Friday, 3 April 2015

Round Up KBB # 45: Mini Chocoflan

1. Abidah Ulya Fitriyah

 Dalam membuat tantangan kali ini aku melihat berbagai video dari you tube tentang cara pembuatan. Banyak yang menyebutkan bahwa sauce caramel diletakkan terlebih dulu, kemudian adonan cake dan dilanjutkan flan. Dan dalam prosesnya pemanggangan nantinya akan terjadi magic dimana adonan flan akan turun ke bawah dan adonan cake diatasnya. Makanya banyak yang menyebutnya magic chocoflan. Oleh karena itu aku buat dua versi dimana ada sebagian caramel aku tung dulu dan sebagian lagi aku ikuti instruksi dari surat tjinta. Dari keduanya sebenarnya tidak ada bedanya hanya saja jika adonan caramel saucenya diikutkan dalam proses pemanggangan nantinya proses pelepasan dari cetakan akan lebih mudah.

Cake ini rasanya lembut sekali. Mau memakannya dalam keadaan dingin setelah dari kulkas maupun langsung sama enaknya ditambah lag dengan topping kacang jadi ada sensasi kriuknya. Dan yang bikin seneng walaupun cake ini cenderung ke tekstur puding - pudingan tapi adek doyan. Kalau ayah suka tanpa tambahan sauce caramel seperti adek sementara kakak suka pakek sauce yang buanyak. Ini complete story-nya.
Kalo mengikuti step by step resep yg diberikan KBB pengerjaannya tidak sesusah yang aku bayangkan. Bahan cakenya dikerjakan sebentar spt bikin butter cake biasa sedang  untuk Flannya semua bahan tinggal dimasukkan semua kedalam blender.
Karna tidak punya banyak cetakan mini bundt, adonan aku cetak sebagian di cetakkan
cup cake.
Seperti yg aku tulis diatas pengerjaannya suer nggak susah, cuman masalahnya manajemen waktuku meleset. Pemanggangan yg mestinya 1 jam untuk sebagian adonan mengalami proses bersambung. Alias setelah 1/2 jam dipanggang proses pemanggang harus dihentikan karna buru-buru ke gereja dan baru lanjut lagi setelah pulangnya. Yang terjadi adalah adonan susah untuk dilepaskan dari cetakkan. :(. Untung yg sebagian lagi berhasil.
Pertama kali mendaftar jadi anggota KBB langsung dapat tantangan membuat chocoflan. Hmm... harus bisa nih.. Masak tantangan pertama langsung KO? huehe.. Jadilah dengan semangat 45 saya langsung terjun bebas ke dapur untuk mengeksekusi chocoflan ini. Agak deg deg serrr karena saat adonan flan dituang diatas adonan cake, beberapa adonan cake seperti mengambang di permukaan flan. Waduh...gagal nih.. Dalam hati ngebatin, untung cuma bikin setengah resep. Pas sudah jadi, masih agak hangat (ga sabaran mau liat bagian dalamnya..huehe) saya keluarkanlah si chocoflan dari dalam ramekin. Alhamdulillah ga ada bagian yang tercampur. Langsung deh di icip-icip.. Ups, hampir lupa foto...(Dalam hati ngebatin lagi, yaaah...kenapa cuma bikin setengah resep?? )
4. Iyam Mariam  (Non-Blogger)
Tantangan kali ini yang susahnya adalah mendapatkan Cream Cheese di kota tempat saya tinggal. Akhirnya saya inisiatif bikin cream cheese homemade pakai keju cheddar.
Untuk cake nya, saya menambahkan Dark Cooking Chocolate yang dilelehkan, jadi rasanya tambah nyoklat.
Menurut saya pribadi, chocoflan ini paling enak disajikan setelah beberapa jam disimpan di kulkas dan juga taburan kacang nya harus banyak.
Siram lagi dengan saus karamel, tambah asik sensasinya.


5. Umi Kulsum (Non- Blogger)

Alhamdulilah ini tantangan pra member saya ke dua ,jujur bagi saya tantangan kali ini berat karena bahan2 dlm resep hrs d cari ke kota huu maklum tinggal d kampung, awalnya sy buat dua loyang tapi yg satu loyang kena actident jd belelwberan kemana2 alhamdulilah satu loyang bs terswlamatkan… dr bahan sendiri ada yg saya skip…ekstra vanilla,butter cream sendiri sy pakai yogurt. Alhamdulilah rasa nya oishi kata.












6. Paulina Layani
Paulina mengirimkan foto Chocoflan yang menul-menul..jadi pengen nggigit aja dehhh..hihi












7. Dhiah Nuraini (Non-Blogger)
Mulanya tidak ada bayangan sama sekali “chocoflan” ini seperti apa...... Hasil browsing, ternyata disebut juga “impossible cake”. Kalau liat gambarnya, dalam pikiranku sepertinya ada miripnya dengan “lenggang keraton”. Itu lho, kue yang dibuat dari bahan biskuit, susu kental manis, telur, margarin dan air; adonannya encer, setelah dipanggang akan terbentuk 3 lapisan: di bawah teksturnya padat seperti talam, di tengah lembut seperti flan dan di atas teksturnya seperti cake yang lembut.
Kumpulkan dulu bahan-bahannya, terutama buttermilk dan SKM. Untuk cream cheesenya masih ada 1 mangkok marcapone cheese di lemari es, pakai itu saja daripada harus beli lagi. Toh pakainya cuma ½ cup.  Cari buttermilk gak ketemu, akhirnya bikin sendiri saja penggantinya: susu full cream dicampur air jeruk nipis, terus diaduk dan didiamkan sampai terlihat terpisah.
Pas mengumpulkan semua bahan di meja, baru ketahuan ternyata mangkok mascarpone itu isinya sudah berubah jadi krim keju!!! Ah, baru ingat! Waktu bikin rainbow cake 2 minggu yang lalu sisa krim kejunya aku taruh di mangkok bekas marcapone. Walaaah.....!
Tapi karena sudah terlanjur semangat, bikin saja krim cheese gadungan dari bahan yang ada di lemari es. Keju cheddar diparut + krim kental + susu sedikit direbus sampai kejunya mencair. Jadi deh cream cheese gadungan. Langsung eksekusi.....
Oh ya, karena tidak ketemu brown sugar, untuk saus karamelnya aku pakai campuran gula pasir + palm sugar 1:1. Untuk loyangnya aku pakai loyang yang ada dalam koleksi-ku yang agak-agak mirip dengan cetakan bundt cake. Bentuknya cukup bagus, cuma sayang, gak ada cerukan yang untuk tempat saus karamelnya.
Proses eksekusi berjalan lancar dan kuenya berhasil dengan mulus keluar dari loyang setelah didinginkan sampai suhu ruang. Padahal tadinya aku khawatir kalau-kalau kuenya lengket di loyang atau terbelah waktu keluar. Tapi alhamdulillah kuenya cantik banget dan flan-nya terbentuk dengan sempurna.
Yang agak mengecewakan justru saus karamelnya. Sausnya agak bergerindil karena susunya jadi “pecah” setelah dimasukkan ke dalam karamel. Mungkin lebih baik kalau menggunakan air biasa saja, supaya sausnya bisa mengilat dan mulus. Lagipula "rasa susu" dalam chocoflan-nya sudah sangat kuat. Tapi secara keseluruhan kuenya cukup enak (agak terlalu manis ya?) dan suamiku suka banget.....


Semangat banget buat menaklukkan tantangan pertama dari KBB buat saya, Mini Chocoflan.... Seblumnya ga pernah dengar nama cake ini, apalagi liat modelnya dan cicipi rasanya...tapi ga masalah, bermodalkan surat Tjinta, segera cari bahan bahan, dan belajar dari Youtube.
Untuk loyangnya saya pakai cup aluminium soalnya ga punya loyang tulban mini... :) trus, buttermilk saya ganti dengan susu cair hangat ditambahkan jeruk nipis (setiap cake yang pakai buttermilk, saya selalu pakai bahan pengganti susu dan jeruk nipis, karena ditempat saya jarang nemu buttermilk). Yang saya ganti juga bahannya itu Light brown sugar, saya ganti dengan gula pasir putih dan palm sugar dengan perbandingan 1:1 (hasil googling). Hasilnya caramel saucenya agak gelap warnanya...hehehe. Hasil chocoflan ada bermacam macam, ada yang bagian cake dan flan berlapis sempurna dan cantik, ada juga yang flannya masuk kedalam cake (kebagian tengah cake) jadi ga kelihatan lapisannya...bingung juga kok bisa seperti itu ya???hehehehe  ada juga yang cakenya ga bisa lepas dari cup aluminium.... Kalau dari rasa, memang rasanya enak banget, anak anak dan suami pada suka.... :)

Cakenya cukup moist jadi seandainya tidak disiram saus karamel pun kayaknya masih ok soalnya ngga tega siramin banyak-banyak. Mentega dan 2 bahan lainnya tidak mau menyatu jadi takut ntar berasa makan minyak hehehe.















10. Dwi Hesti

Choco Flan ku gagal, padahal aku sudah lakukan step by step sesuai resep, apakah bisa lulus ? Tentu....
Tetap tertantang untuk mengulang choco flan sampai berhasil.













11. Dewi Oni

Hampir saja aku bolos lagi mengerjakan PR ini. Tapi begitu diniatkan prosesnya mudah sekali. Karena tidak punya loyang bundt jadi aku menggunakan loyang donut panggang, dan ada adonan sisa dimasukkan ke alu foil. Ternyata hasil yang di loyang donut panggang tidak bagus, adonan flan dan cakenya menyatu. Jadi Foto akhirnya aku memakai hasil yang di alumnium foil..untungnya lumayan walaupun berlubang-lubang flannya.













12. Jenie Tjahja

Pertama kalinya buat chocoflan ini, sempet bingung karena gak tau penampakannya kayak apa. akhirnya nanya sama mbah google. aah baru deh ngerti resepnya. tapi gak punya mini bundt pan -nya. Nanya sana sini, adanya yg mahal, cari di ace hardware juga ga ada. akhirnya beli yang silicon menyerupai sih cuma gak ada bolongan tengahnya. Saat2 terakhir memutuskan pakai loyang muffin aja. karena agak ragu tekstur si chocoflan ini.


Semua persiapan step by step biasa aja. Menurut saya agak sulit setelah matang karena tekstur flan-nya yg sangat lembek. Setelah disimpan dikulkas pun tetap berantakan mengeluarkannya dari loyang. Sepertinya komposisi telur dan cairannya kurang sebanding untuk saya pribadi lebih suka yg lebih kokoh tapi tetap lembut. Komposisi bahan ukuran kaleng condensed milk dan evaporated yg saya temui standardnya ukuran indonesia. Akhirnya untuk pemotretan dipilih yang paling mendingan dibanding yang lain.. biarpun ada somplaknya.. maaf yaa step by stepnya kali ini beneran kelupaan..

Pertama baca surtjin, syok waktu baca bagian hasil jadi nya sebanyak 30 mini chocoflan. Memang mini sih, tapi 30 buah banyak juga yaa. Dan saya ga kebayang sebesar apa yang dibilang ‘mini’ ini.

Mau bikin sempat tertunda terus karena hanya bisa masuk dapur pas weekend, dan tiap weekend selalu ada urusan lain. Akhirnya di weekend terakhir sempet2in untuk bikin walaupun badan sakit2 semua karena habis nyetir 2 harian ke luar kota. Fiuh..

Rasanya enaakk, tapi kemanisan untuk lidah saya. Cake saya bercampur semua adonannya, jadi bercak2 ga cantik. Trus karena ga punya light brown sugar, padahal udah sempet cari juga di mall terdekat, tapi ga ada, akhirnya saya tetep pakai gula pasir biasa. Akibatnya caramel sauce nya warnanya ga cantik L

Untuk keperluan foto, saya pakai dulce de leche yang saya encerkan sedikit karena ternyata caramel sauce saya terpisah menjadi 2 bagian dan membeku.

Overall saya suka chocoflan ini, tapi lain kali saya mau kurangin gulanya dan pakai brown sugar beneran untuk caramel sauce nya.
Setelah entah berapa kali absen dan bolos tantangan, akhirnya senang bisa aktif ikutan tantangan kali ini. Hampir aja gagal karena kesibukan yg padat, untung sore tadi bisa luangkan waktu sebentar. Jadilah chocoflan yg ternyata endang bambang.
Sempat mikir mau beli cetakan mini bundt, tapi ndak jadi karena sudah sukses ngembat punya nyokap, cetakan bundt ukuran 12cup... hihi, besar ya? Tapi ternyata pas banget utk satu resep.
Waktu menyiapkan bahan, sempat heran karena gula dalam adonan cake kok termasuk banyak, padahal coklat bubuknya juga ndak banyak-banyak amat.  Jadi saya kurangi dari 1 cup di resep menjadi 2/3 cup saja. Ternyata pas untuk ukuran saya yang tidak terlalu suka manis. Cocok dengan rasa flan yang sudah manis.
Dimakan selagi masih hangat buat dessert makan malam dengan suami tercinta, yang sudah kegirangan sejak sore karena saya bikin kue. Hahaha.. macem punya anak kecil.
Enak, legit, chocolate cakenya jadi lembab sedap... speechless.. nih chocoflan ajaib memang.. sudah ajaib bisa tuker tempat gitu antara flan dan cakenya, ajaib juga enaknya... Hhmm.. Yuumm... dah ah laporannya.. nambah makan chocoflan aja.. 
Baru kali ini nyoba bikin puding kombinasi cake. Unik & menarik.













16. Inaya Khawasie

Awalnya mau nyerah ajah sama tantangan ini, karena kesibukan kerjaan kantor dan bahan-bahan yang belum sempet dibeli, belum lagi aku ga punya mini blundt pan ( yg ini benar-benar belum sempet beli ) akhirnya pakai loyang muffin.









17. Arilena Dorsman

Saya pernah belajar membuat flan dari teman yg berasal dari Equador, texturnya agak lain karena menggunakan lebih banyak telur. Makanya penasaran banget sama mini choco flan ini yg merupakan perpaduan antara Chocolate cake dan flan. 


Bahan-bahan: cukup mudah didapat di Belanda, hanya evaporated milk tidak tersedia di supermarkt biasa. Saya subsitute dengan coffee milk, sesuai advies dari sebuah website baking. 


 Membuat cake: sangat mudah dan cepat, mirip seperti cokelat cake yg sering saya pakai resepnya. 
Membuat flan: cukup mudah dan praktis karena menggunakan blender. Hanya saya lupa mengeluarkan creme cheese lebih dahulu dari kulkas, sehingga ada sedikit creme cheese yg kurang tercampur rata krn creme cheese belum pada suhu ruangan.

Baking: karena tidak punya mini bun pan, saya pakai silicon cupcake form dan sebagai experiment saya pakai cupcake pan yg diolesi butter.  Baking sesuai resep 1 jam, dengan methode au bain Marie. Baking saya bagi menjadi dua sesi. Sesi pertama saya letakkan ditengah oven, hasilnya cokelat cakenya jd terlalu matang/kering. 
Akhirnya sesi dua saya taruh satu level lebih rendah, hasilnya cake lebih cantik tapi flannya keliatan kurang set. 

Saus flan: cukup mudah, tapi saya kurangi butternya. 



 













18. Ni Luh Ketut Sukarniasih (Sashy/Nuniek)

Stepby step pembuatan chocoflan ini bisa dibilang lancar tanpa kendala, dan kepanikan baru terjadi ketika 1 jam setelah pemanggangan, kenapa bagian flan nya hilang malah cake coklatnya naik keatas. Duh saya pasti gagal nih, pasti gara-gara nuang flannya ngk hati-hati. Dengan kecewa saya keluarkan 1 ramekin, begitu saya sendok kok bagian flannya mindah ke bawah ya? Dengan yakin saya masih belum sadar kalau desserts satu ini punya nama lain Magic Flan. Beberapa menit berlalu saya baru curiga jangan-jangan memang posisinya jadi terbalik, lalu saya coba tanya om google lagi dan hahahha malu lah saya ternyata memang cake dan flannya akan berubah posisi ketika dipanggang. Keunikan inilah yang memberi julukan Magic flan bagi chocoflan ini. Ketauan banget kalo saya jarang nyimak diskusi di email dan milis ya (nutup muka pake loyang). Syukurnya beberapa ramekin masih utuh belum saya sendokin, jadi masih bisa diselamatkan untuk foto dan setoran.


19. Emma Isti (Non-Blogger)

Chalenge KBB kali ini temanya  “Sweet Dessert”. Hmm..kebayang yang manis-manis ngilu  dan giung kalau kata orang sunda.  Kebayang gimana ngabisin makanan hasil baking kali ini. Lihat resep seperti sulit dibuat setengahnya. 


Sejak  awal terima surcin, sudah menyiapkan bahan,  rencana akan membuat lebih awal sebelum saya banyak keluar kota.  Selalu tidak bisa terlaksana dengan tepat  waktu


 Mini Chocolate Flan, gampang-gampang susah, susahnya kalau membuatnya dalam keadaan mepet waktu, ini terjadi pada saya.  Mulai loyang yang menghilang , bahan-bahan yang sudah disiapkan menghilang.  Duh renovasi dapur bikin semua barang tidak jelas keberadaannya, Akhirnya terpaksa  beli bahan lagi, bundt pan pakai yang ada saja dan beberapa cetakan muffin.


Setelah semua bahan siap, akhirnya mulai eksekusi.  O ya challenge ini saya jadikan tugas untuk asisten saya yang bersemangat belajar baking.  Kerjakan  peer sambil ngerjain orang judule haahaa.  Mulai dari menimbang, mengaduk  dan mengocok bahan, sampai proses baking, saya serahkan pada asisten , dengan panduan saya tentunya. Eeitss kocokan telur nyaris pecah, untung masih bisa diselamatkan.  Akhirnya prose baking dalam water bath.  Alhamdulillah semua lancar.  Karena beda loyang, loyang yg kecil lebih dulu diangkat.  Cakenya agak kering , mungkin agak kepanasan dan kelamaan di oven, tanpa didinginkan dikulkas, sudah bisa dikeluarkan dari loyang…cicip sedikit hmmm enak, tidak terlalu manis wangi.  Tapi begitu saya cicipi keesokan harinya, lebih moist dan sedikit lebih manis.
Senangnya asisten saya dia bilang enak dan langsung simpan resep untuk dicoba lagi. Ya ampun kapan ngabisinnya, yang baru dibuat aja masih banyak.

Senangnya tantangan KBB kali ini bisa jadi tantangan asisten saya juga haahaaa.  Terimakasih KBB, semua suka dessertnya, walau tidak sanggup menghabiskan semua.


20. Sandra Andrisa


Enak juga sodaranya donat ini, banyak langkah pembuatannya, tapi menyenangkan, dan untung hasilnya enak hehe...









21. Lany Rosdiana


Perfecto banget !!!
Simak komen KBBers terajin ini yukkk...

"Tantangan kali ini sangat menyenangkan. Bahan- bahannya mudah didapatkan dan cara pembuatannya cukup sederhana. Biarpun bentuknya kurang rapi karena agak lengket di cetakan tapi rasa Chocoflan-nya enak sekali, baik dimakan saat masih hangat ataupun setelah dimasukkan lemari es."






22. Renny Susanti

PR yg dikerjakan diantara tumpukan kardus barang2 pindahan.. bgitu mateng diicip maniss banget. Dimasukin kulkas.. besoknya diicip ehh ternyata enaken.. sorenya pas dipoto ditaburin kacang diiicip lagi.. waw waw.. super enakk. Eits tp lupa caramelnya..





Yang Ijin:

1. Nicky Surya Utari
2. Maya Permadi
3. Stella H Budiman
4. Ade Sri Purwaningsih
5. Molly Maulina
6. Rusma Dwiyana
7. Kartika Binakasih


Sampai Jumpa


Host